Menelaah Kebanggaanku

Dia minta lu berubah dan bahasanya “buat punya nilai jual” maksudnya ini supaya mengambil hati keluarganya.. Paham? Bukan gak nerima lu apa adanya, justru karena dia milih lu sebagai wanita yg kelak mendampinginya, dia mau tetap elu yg jd wanita itu.. makanya caranya dia kek gitu.. klo gak mah dia bisa cari yang lain.. selesai perkara. -F, 27 Tahun-

Menelaah kata-kata diatas rasanya saya kehabisan kata-kata. Setelah ditimpa kegalauan selama beberapa hari, saya coba bercerita pada sahabat saya tentang kegalauan saya. Dan dinilai dari sudut pandang kaum adam kutipan di atas adalah jawabannya. Dibalik tuduhan tentang tidak bisa menerima apa adanya dan lainnya bisa jadi pasangan kita sebenarnya memang ingin yang terbaik untuk kita. Mari bicara. Sampaikan isi kepala demi hati yang tertata.

Dari aku yang masih terus belajar,

B

Advertisements

Aku Bangga Aku

Aku gak perlu tambahan nilai jual apapun, to be sombong I am proud of myself. If you can’t be as proud as me, aku gak bisa apa2. Tapi aku jadi merasa tidak diterima dengan sepenuh hati. And I think I don’t deserve that. -Ratih Yuniarti-

Sesungguhnya aku percaya kalau aku selama ini sudah berusaha tumbuh dengan baik. At least I tried. Tapi yang aku yakini baik belum tentu baik di mata orang lain, kan?

Ketika mendengar kata pernikahan, apa yang pertama kali terlintas di pikiran kalian? Persiapan gedung, catering, dekorasi, undangan? Continue reading →