Menelaah Kebanggaanku

Dia minta lu berubah dan bahasanya “buat punya nilai jual” maksudnya ini supaya mengambil hati keluarganya.. Paham? Bukan gak nerima lu apa adanya, justru karena dia milih lu sebagai wanita yg kelak mendampinginya, dia mau tetap elu yg jd wanita itu.. makanya caranya dia kek gitu.. klo gak mah dia bisa cari yang lain.. selesai perkara. -F, 27 Tahun-

Menelaah kata-kata diatas rasanya saya kehabisan kata-kata. Setelah ditimpa kegalauan selama beberapa hari, saya coba bercerita pada sahabat saya tentang kegalauan saya. Dan dinilai dari sudut pandang kaum adam kutipan di atas adalah jawabannya. Dibalik tuduhan tentang tidak bisa menerima apa adanya dan lainnya bisa jadi pasangan kita sebenarnya memang ingin yang terbaik untuk kita. Mari bicara. Sampaikan isi kepala demi hati yang tertata.

Dari aku yang masih terus belajar,

B

Advertisements

Siap Terucap

Ketika menulis membuatku belajar peka, kamu membuatku berlatih percaya.

Ketika rayuan terdengar seperti bualan, kamu membuatnya istimewa.

Ketika dunia membuatku kecewa, kamu di sana membuatku tertawa.

Ketika gelak tawa tak lagi membuat hati lega, kamu ada membuat hati bahagia.

Ketika rindu tak lagi terucap, maka hadirmu pasti diharap.

Ketika satu malam terlewat tanpa tatap, walau mata lelap hati berharap.

Ketika harap dan doa terucap, semoga Tuhan izinkan kita bersiap.

Ketika siap sudah terucap, semoga Tuhan lancarkan ijab.

6th Day of January

B

How I Cried

I get a little teary (lie! it’s a river actually) obviously when someone shows their affection. Not only to me, but to see my friend getting worry about her father could trigger my eyes to produce tons of tears.

Anyway, I got pretty sensitive lately. I cried over little things and suddenly I could  burst into tears when I’m alone. But when people ask if I’m okay I will say I’m okay but getting angry when people think that I’m really okay.

Weird, huh?!
And sorry for giving you such a cold words or rude words. Please be patient of me.