To Do The Right Thing

Pagi ini kebangun dan langsung banyak yang berseliweran di kepala.. Thoughts are running in my head.

I am 27 years old this year. But i didn’t achieve much.

Waktu kecil gw tumbuh di keluarga yang biasa aja, lingkungan yang biasa aja. Orang tua gw termasuk yang konservatif dan mereka juga gak berpendidikan tinggi. Dari kecil gw cukup sadar kalo gw agak lebih sedikit menonjol di bidang akademik dibanding teman-teman gw. Gw sedikit lebih cepat belajar terutama di bidang linguistik.

But… That’s it!
That’s the only thing i’ve been encouraged for years.

I can’t realise if i had any other talents or interests. Selama lebih dari 20 tahun hidup, gw cuma percaya hobi gw adalah membaca. 😂

It’s not because my parents won’t let me learn various things nor they ignore me. Tapi, mereka memang tidak paham soal itu. Seperti gw bilang, mereka tidak berpendidikan tinggi dan mereka masih sangat konservatif. Zaman dulu belum banyak seminar parenting atau artikel mengenai parenting yang di share di media sosial. They only want me to go to school, then graduate, then get a job, and get married. 😅😅

But that’s not how i live eventually. My curiousity is bigger than my body.

Awalnya sih gw enjoy-enjoy aja hidup sebagai gw yg apa adanya dan berpikir sama dengan orang-orang di sekitar gw end goal gw adalah menikah dan hidup bahagia selamanya 😆.

Keresahan mulai menghinggapi gw ketika gw sudah menginjak usia pertengahan 20. Semua yang tadinya sudah hilang dari kepala gw, keinginan-keinginan, cita-cita, harapan-harapan yang dulu tampak semu muncul lagi.

((Mungkin efek belum juga nikah))
😂😂😂😂😂😂

You can call me naive, you can call me lebay, but that’s how i feel.

Gw mulai pencarian gw dalam segala ketelatan… My routine life was changed. ((8 to 5 masih sih 😅))
But i added many other routines recently.

I joined an organization to do volunteer work. Dan disana gw dapat banyak hal. Kalo bahasa kekiniannya gw menang banyak!!
🙂 Teman baru
🙂 Semangat baru
🙂 Cara melihat hidup dari sudut baru
🙂 Ilmu baru

:):)TEMAN BARU:):)
Serius ini, gw dapet banyak teman baru yang berbeda dari teman-teman gw sebelumnya. Disini teman-teman gw hampir semuanya well educated, berasal dari well-off family. Tapi jauh dari kata sombong. Mereka semua nunjukin ke gw klo apa yang mereka semua punya gak ada artinya kalo mereka cuma simpen itu sendiri. Mereka disini bukan untuk pamer tapi mereka ada untuk berbagi. Tulus dan very touching. Terus gw kemana aja selama ini? Gak punya apa-apa tapi koq sombong bukan main. 😐😐
Makasih banget pokoqnya buat mereka semua. I heart you guys 😙😙.

:):)SEMANGAT BARU:):)
Tadinya gw ngerasa udah lelah hidup gini-gini aja, kerja 8-5, pulang haha hihi nongkrong gitu-gitu aja, weekend nge-hedon kalo gak molor aja, no improvement at all! Sementara umur makin tua 😧😥😥 *sigh*
Tapi ketika memutuskan buat ikut kerja volunteer gw sadar kalo gw selama ini kurang piknik sama kurang beramal. 😂😂😂
Nah, disini gw dapat semangat baru yaitu semangat untuk berbagi. Karena konon katanya sebaik-baik manusia adalah yang berarti untuk sesama. Tsaahh,, kurang kece apa coba quote gw hari ini? ;);)

:):)MELIHAT HIDUP DARI SUDUT BARU:):)
Gw adalah sosok pribadi yang selfish. My life is my only priority. Sama sekali gak pernah mikirin orang, yang penting gw happy. Gak peduli gimana caranya 😬😬.
Tapi, gw beruntung segera disadarkan. Selama gw mulai kegiatan kerelawanan, gw banyak ketemu banyak orang hebat tetapi tetap down to earth. Yang paling indah lagi, mereka selalu ingat Allah swt Tuhan yang maha esa.
Ini yang gw cerita tadi, kehidupan mereka rata-rata adalah kehidupan yang baik dan mereka mau membagi kebaikan itu untuk mereka yang membutuhkan. Isn’t that so sweet?
Gw jadi sadar mereka yang kehidupannya diatas aja masih bisa lihat kebawah, masa gw yang lebih dekat dari mereka yang dibawah gak mau lihat kebawah? Kan jahaaatt :'(:'(

:):)ILMU BARU:):)
Ini gw juga suka banget. Gw banyak dapat ilmu baru. Yang paling gw syukuri adalah ilmu agama. Karena organisasi ini juga berbasis agama Islam yang kuat, jadi kebanyakan anggotanya pun mempunyai wawasan keagamaan yang baik. Gw beruntung banget kan? Mereka banyal share soal ilmu-ilmu agama, ngajarin gw gimana seharusnya yang benar, ngajarin bahwa satu-satunya tujuan hidup adalah menggapai ridha Allah swt. Mudah-mudahan gak sia-sia mereka share itu semua ke gw dan bisa gw terapin dengan baik. Aamiin.
Kedua, ilmu pendidikan anak-anak. Ada hadits yang mengatakan madrasah pertama anak-anak yang paling baik adalah dari Ibu mereka sendiri. Disini gw dapat banyak ilmu tentang PAUD dan psikologi anak-anak. Gw suka banget, karena ini sebenarnya passion awal gw untuk jadi pengajar anak usia dini :(( tapi dulu dikasih jalan lain sama Allah. Jadi ini jadi obat penawar kerinduan gw #tsaelaahh… 😎😎
Selain itu, gw banyak dapat kesempatan belajar hal lain juga, gw jadi tau kalo sebenarnya semua orang punya kreatifitas, cuman mereka kebanyakan gak tau cara explore-nya. Kek gw gini hihihi, gw dapat banyak kesempatan buat explore my creativity. Ketika mempersiapkan materi ajar untuk adik-adik, gw dikasih banyak ide kreatif untuk buat ini itu. Lagi-lagi alhamdulillah ☺☺

Well, that’s what makes me thankful nowadays. Having new family and learn many things free. Can’t it be more awesome?
Learn to be thankful everyday because i already did the right things.

Insya Allah.

Alhamdulillah~~ 😇😇

Advertisements

4 thoughts on “To Do The Right Thing

  1. Baru kembali lagi ke sini (dulu belom kenal dan cuma silent reader haha) dan lagi2 jatuh cinta dengan cara kabot mengcapture momen hidup dan menuliskannya dengan sangat ciamik!
    Luv you to the moon and back!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s