Hidup dan Gaya Hidup

Kita terlalu sering mengeluh dengan apa yang tidak kita miliki. Hingga kita lupa bersyukur dengan apa yang kita miliki.

Sungguh, Allah memberikan rejeki yang pas untuk hidup kita, untuk makan dan kebutuhan pokok lainnya. Namun tidak serta merta Allah memberikan sesuatu untuk gaya hidup kita.

KIta bisa saja mampu membeli mobil mewah dengan cara mengangsur. Tapi apakah dalam periode yang di tentukan apakah kita mampu membayarnya? belum tentu, kan. Sebab mobil mewah yang sekadar menunjukkan dimana kelas kita bukan kebutuhan pokok.

Sungguh Allah menyiapkan rejeki yang pas untuk hidup kita. Sejauh apa kita mensyukuri dan menerima sebaik-baiknya. Sebab rejeki bukan hanya soal harta. Namuun bisa berupa kesehatan, kebahagiaan dan kejutan lainnya. Jika harta yang kita terima tidak sebanding dengan ikhtiar kita. Sungguh Allah telah menyiapkan kebahagiaan lain.

Tapi jika ikhtiar kita sedikit sedangkan upah yang kita terima terlalu banyak. Maka bersiaplah, akan ada pengeluaran tambahan untuk rejeki yang bukan hak anda.

Allah mencukupkan untuk hidup kita, bukan gaya hidup kita.

***

Fajar Afika

27 November 2015

Cr : http://fajarafika.tumblr.com/

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s